Tentang Kami

Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC)

Orangutan Sumatra merupakan salah satu satwa yang paling langka di dunia. Habitat utama Orangutan Sumatra berada di dataran rendah Kawasan Ekosistem Leuser di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Akibat maraknya penebangan liar, deforestasi, serta perburuan liar, jumlah Orangutan Sumatra saat ini diperkirakan hanya tersisa sebanyak 7.300 ekor (PHPA, 2004), dan diperkirakan bahwa setiap tahunnya sekitar 1000 ekor orangutan akan punah. Ini berarti bahwa dalam 10 tahun mendatang Orangutan Sumatra diperkirakan akan punah sama sekali bila upaya pelestarian tidak dilakukan secara intensif.

Untuk itu, perlu adanya upaya yang lebih inovatif untuk menggerakkan masyarakat lokal agar dapat berperan aktif melestarikan orangutan dan mencegah penangkapan dan kegiatan perdagangan liar orangutan dan satwa dilindungi lainnya. Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) dengan ide-ide yang inovatif akan terus memacu masyarakat luas dengan melaksanakan berbagai program kegiatan yang terkait dengan upaya pelestarian dan meningkatkan pemahaman masyarakat luas akan pentingnya melestarikan lingkungan. Dengan upaya tersebut, diharapkan masyarakat luas akan termotivasi untuk melakukan aksi yang positif dan menghargai lingkungan hidup mereka.

Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) merupakan program inovatif dimana kemitraan dan pemberdayaan masyarakat lokal merupakan dasar utama untuk menciptakan kondisi yang diperlukan untuk mempromosikan pendidikan lingkungan dan perlindungan Orangutan Sumatra. YOSL-OIC merupakan program inovatif dimana kemitraan dan pemberdayaan masyarakat lokal juga dirancang untuk memfasilitasi tercapainya kesadaran akan pentingnya lingkungan masyarakat lokal dan mendukung pembangunan bidang lingkungan secara lestari.

Sasaran Program YOSL-OIC

Sasaran program utama YOSL-OIC adalah untuk mengembangkan program pendidikan dan penyadaran lingkungan secara berkelanjutan sebagai upaya untuk mempromosikan pembangunan masyarakat secara lestari dan upaya perlindungan kawasan hutan alam serta pelestarian Orangutan Sumatra.

Tujuan Program YOSL-OIC

Tujuan utama program YOSL-OIC adalah:
* Meningkatkan kesadaran masyarakat
* Mengembangkan program pendidikan lingkungan kepada masyarakat luas
* Mengembangkan sarana informasi untuk menyebarluaskan pesan konservasi
* Mengembangkan upaya penelitian di bidang konservasi lingkungan
* Mengembangkan upaya konservasi orangutan Sumatra dan lingkungan secara lestari
* Mengembangkan partisipasi masyarakat dalam upaya pembangunan kemasyarakatan secara lestari
* Mengembangkan kemitraan dan kerjasama dengan lembaga lain yang terkait dengan program konservasi

Organisasi dan Pengelolaan Program

Program YOSL-OIC secara umum dilaksanakan dengan memberdayakan sukarelawan dibawah koordinasi dan pengawasan staf YOSL-OIC. Pendekatan ini merupakan skema baru yang tidak banyak dilakukan oleh banyak lembaga konservasi di Sumatera Utara. Sehingga, YOSL-OIC telah berupaya untuk memprakarsai sebuah konsep sukarelawan (volunteerism) yang handal untuk berpartisipasi dalam program dan dalam waktu yang bersamaan memberikan penyadaran dan kesempatan pelatihan kerja bagi pelajar dan mahasiswa di bidang konservasi alam.

Program YOSL-OIC pada awalnya dirancang oleh seorang Founding Director kemudian dikembangkan bersama-sama staf pengelola program berdasarkan kepentingan dan manfaat program konservasi secara jangka panjang. Perencanaan program selanjutnya melibatkan partisipasi dan masukan-masukan yang diperoleh selama melaksanakan program YOSL-OIC bersama masyarakat, tokoh LSM dan mahasiswa.

Divisi Pelaksana Program

YOSL-OIC memiliki Divisi pelaksana program utama:

* Divisi Pendidikan dan Penyadaran

Divisi ini mencakup pelaksanaan program kunjungan sekolah yang terfokus pada pengenalan satwa orangutan dan pentingnya melestarikan orangutan dan lingkungan hidup. Selain kunjungan sekolah, divisi ini mengelola kegiatan untuk Sahabat Orangutan,kampanye dan dialog publik, pameran, diskusi pemuda, festival orangutan, serta program-program lainnya yang terkait dengan upaya penyadaran dan pendidikan lingkungan. Selain itu, Divisi Pendidikan dan Penyadaran juga mengelola program pelatihan seperti lokakarya dan seminar. Divisi ini juga terlibat dalam perumusan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan peranserta anggota sahabat orangutan melalui diskusi dan program pengkayaan.

* Divisi Konservasi dan Development

Divisi ini mengelola kegiatan penelitian dan survey tentang orangutan serta melaksanakan program yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat untuk terlibat langusng dengan upaya konservasi dan pembangunan kemasyarakatan secara lestari. Kegiatan tersebut mencakup hutan kemasyarakatan, pembibitan dan pembagian bibit pohon bernilai ekonomis dan konservasi kepada masyarakat luas.

* Divisi Pengembangan Informasi

Divisi Informasi memiliki tugas khusus untuk mengelola pembuatan bahan-bahan promosi dan pengembangan media komunikasi termasuk bulletin, press release, artikel, petisi dan website. Divisi ini juga mencakup pengelolaan dukungan terhadap kegiatan pameran dan kampanye.

Struktur Organisasi

Be Sociable, Share!