YOSL-OIC Tandatangani Kontrak Kerjasama dengan APEC Digital Opportunity Center (ADOC)

Rilis Pers:

Kamis, 2 Desember 2010 yang lalu, bertempat di Gedung Rektorat Kampus Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) menandatangani kontrak kerjasama (MoU) dengan APEC Digital Opportunity Center (ADOC) yang merupakan salah satu program utama dari APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. Dalam kontrak kerjasama ini YOSL-OIC, mendapatkan hibah 16 buah notebook dari ADOC yang merupakan sumbangan dari ASUS Foundation Taiwan untuk mendukung program Mobile CDOC.

ADOC MoU Signing in Banda AcehProgram Mobile CDOC sendiri merupakan salah satu bagian dari program CDOC (Conservation and Digital Opportunity Centre) yang telah berjalan sejak Januari 2010, dimana program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekitar Taman Nasional Gunung Leuser terutama para pemandu wisata untuk mengembangkan ekowisata melalui media teknologi informasi, memberikan pelayanan pusat pelatihan teknologi informasi dan publikasi online tentang TNGL bagi masyarakat lokal di sekitar Bukit Lawang dan Tangkahan. CDOC juga berfungsi utama sebagai pusat informasi konservasi bersama-sama dengan masyarakat lokal dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang arti pentingnya TNGL, konservasi dan ekowisata yang berkelanjutan.

Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di CDOC adalah:

  • Pelatihan Komputer dan Teknologi Informasi gratis kepada Masyarakat dan Para pemandu ekowisata secara berkesinambungan
  • Pelayanan internet gratis kepada masyarakat dan pengunjung kawasan ekowisata Bukit Lawang dan Tangkahan
  • Internet dan perpustakaan keliling masuk desa terpencil di sekitar kawasan TNGL
  • Taman bacaan bagi masyarakat dan pengunjung
  • Dukungan website bagi lembaga lokal
  • Pendidikan konservasi dan lingkungan hidup

Saat ini CDOC telah dibuka di dua lokasi ekowisata di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yaitu di Bukit Lawang dan Tangkahan, selain itu mobile CDOC juga membantu pencapaian tujuan program CDOC dengan aktif bergerak memberikan pelayanan internet dan perpustakaan keliling dan juga penyuluhan konservasi dan lingkungan hidup ke dusun-dusun di sekitar Bukit Lawang dan Tangkahan yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Selain YOSL-OIC, di tempat dan waktu yang sama, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh juga menandatangani kontrak kerjasama dengan ADOC dan mendapatkan hibah berupa 20 buah PC untuk melengkapi perangkat komputer Pusat IT Unsyiah yang pembangunannya juga didanai oleh bantuan dari Pemerintah dan kalangan swasta Taiwan.

Hadir dalam penandatanganan kontrak kerjasama ini, antara lain Prof. Darni M. Daud, Rektor Universitas Syiah Kuala, Ms. Diana Hai-Yen Sai, Managing Director of ADOC Secretariat, Institute for Information Indutsry Taiwan, Ms. Ivy Lee, Chief Operation Officer, Asus Foundation Taiwan, Panut Hadisiswoyo, Founding Directory YOSL-OIC, Prof. Samsu Rizal, Pembantu Rektor Bidang Akademik Universitas Syiah Kuala, David Dellatore, Scientific Directory YOSL-OIC, Mr. Samuel Ko, Assistant to the Representative Taiwan Economic and Trade Office (TETO) Jakarta dan Mr. Wei-Ping Jia, CEO Bamboo Community University Association (BCUA) Taiwan. Sementara penandatanganan MoU ini sendiri dikoordinir oleh Taufik Fuadi Abidin, Ph.D, Ketua jurusan Program Studi Informatika Universitas Syiah Kuala dan Mr. Jose Chen, Project Manager Institute for Information Industry Taiwan.

Be Sociable, Share!

Comments

One Response to “YOSL-OIC Tandatangani Kontrak Kerjasama dengan APEC Digital Opportunity Center (ADOC)”
  1. saipul says:

    Assalamualikum
    pak beasiswa orang utan untuk 2011, kapan pndaptarannya
    terima ksh

Leave A Comment