Jambore Kemah Konservasi Tangkahan

Tangkahan merupakan tempat ekowisata yang menampilkan keindahan alam dengan pesona Gajah Sumatera yang menjaga Taman Nasional Gunung Leuser. Di kawasan ekowisata ini para pelajar dari 20 sekolah tingkat SD,SMP dan SMA di Medan dan Langkat berkumpul dalam kegiatan Jambore Kemah Konservasi Tangkahan pada tanggal 15 – 18 Januari 2009. Para pelajar berkompetisi dalam setiap perlombaan lingkungan dimulai cerdas cermat, drama, poster, puisi, dan menggambar menggunakan warna alami yang keseluruhan berkaitan dengan lingkungan. Tak hanya perlombaan, para pelajar dapat berekspresi dalam panggung boneka, seni lukis wajah hewan dan memberikan opini maupun dukungan terhadap pelestarian TNGL di atas kain putih.

Jambore ini dilaksanakan oleh Wildlife Conservation Society (WCS) bekerja sama dengan BBTNGL, OIC dan FFI sekaligus sosialisasi program restorasi hutan yang akan dilaksanakan di sekitar desa Namo Sialang. Di sini para pelajar langsung berinteraksi dengan alam dengan pengenalan kawasan ekowisata Tangkahan yang didalamnya terdapat Orangutan Sumatera, Gajah Sumatera yang terancam habitatnya. Guna mengembalikan ke kondisi alam sebenarnya penting dilakukan restorasi hutan. Aksi penanaman pohon di sekitar Tangkahan dan lokasi restorasi merupakan bentuk dukungan para pelajar terhadap upaya restorasi TNGL.

Tak kalah serunya, pengalaman trekking di hutan Tangkahan didampingi para ranger sambil mengidentifikasi tumbuhan kemudian berkenalan dengan Gajah Sumatera dan mammoth (pawang gajah) Tangkahan. Belajar di alam tentu lebih mengasyikkan.

Nah, tak perlu jauh ke hutan untuk ikut melestarikan lingkungan, saat kembali ke sekolah para pelajar telah dibekali pembuatan kertas daur ulang dan herbarium tanaman. Kelak harapannya jambore ini berhasil meningkatkan kepedulian masyarakat lokal termasuk anak didik untuk melestarikan kekayaan alam daerahnya yang merupakan kebanggaan dunia.

Be Sociable, Share!

Category: Review Kegiatan · Tags:

Leave A Comment